Lipstik merupakan perlengkapan kosmetik yang berfungsi untuk mewarnai bibir.

Penggunaan produk lipstik yang tak cocok di bibir bisa menyebabkan reaksi alergi atau allergic contact cheilitis.

Gejalanya gatal atau bibir bengkak meradang.

Kondisi ini terkadang menyebabkan timbulnya bercak atau bersisik di sekitar bibir.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), cara terbaik untuk mencegah reaksi alergi lipstik menyetop penggunaan produk yang tak cocok di bibir.

Ganti produk lipstik lain untuk menghindari alergen atau iritan.

Merujuk laporan riset Minnesota Medical Association (2017), kandungan lipstik yang rentan menyebabkan alergi, yaitu Benzophenone-3, pewangi, perisa, pewarna, pelembap.

Benzophenone-3 kandungan tabir surya.

kandungan ini bisa memicu alergi untuk sebagian orang yang tak cocok.

Walaupun sebetulnya, kandungan ini untuk melindungi bibir dari sinar ultraviolet.

Adapun perisa yang memberikan sensasi mentol juga rentan menyebabkan alergi.

Beberapa zat dalam tambahan pewangi, misalnya limonene pun berisiko yang sama untuk sebagian orang.

Pelembap salah satunya kandungan propolis, jika tak cocok berakibat alergi ringan.

Beberapa jenis pewarna lipstik rentan menyebabkan memicu alergi, misalnya kandungan carmine.

Kandungan bahan pewarna lipstik biasanya tertera di kemasan produk.

Mengutip Medical News Today, alergi lipstik bersifat sementara juga cenderung cepat sembuh.

Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, reaksi alergi pada lipstik juga menyebabkan sensitivitas yang tinggi terhadap senyawa alergen atau anafilaksis.

Biasanya anafilaksis berkembang tiba-tiba dan memburuk secara cepat.

Mengutip National Health Service UK, gejala terjadinya anafilaksis di antaranya yaitu: 1.

Merasa pusing2.

Pernapasan cepat dan pendek3.

Mengeluarkan suara derak saat bernapas4.

Detak jantung cepat5.

Kulit lembap6.

Merasa kebingungan7.

Ruam gatal dan bengkak WINDA OKTAVIA Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.