Setelah berolahraga, orang biasanya minum, istirahat, atau bahkan langsung makan.

Ternyata, ada beberapa pedoman baik yang harus dilakukan usai olahraga agar tidak membahayakan tubuh.

“Makan setelah berolahraga sangat penting untuk mengoptimalkan pemulihan.

Ini adalah kesempatan untuk mengisi bahan bakar otot, mengurangi peradangan, dan membantu membangun atau mempertahankan massa otot tanpa lemak,” kata Erin Kenney, ahli diet, pelatih pribadi bersertifikat, dan CEO Nutrition Rewired.

Jadi, pastikan untuk menikmati makanan sehat seperti 16 makanan ringan pascalatihan yang dianjurkan oleh ahli kebugaran.

Berikut lima kebiasaan makan yang harus dihindari setelah membakar kalori lewat olahraga, seperti dilansir dari Eat This.

Makan salad Usai latihan mungkin sebaiknya tidak mengonsumsi salad.

Alasannya, salad tinggi serat dan membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna usus.

Tepat setelah berolahraga, sebagian besar darah dikeluarkan dari saluran pencernaan, menjadikannya lebih bekerja keras jika mengonsumsi serat.

Sebaliknya, pilih makanan cepat saji seperti karbohidrat dan protein seperti smoothie dengan pisang dan bubuk protein.

Minuman olahraga Makan makanan seimbang, camilan, dan cukup minum untuk mengisi kembali elektrolit yang hilang dan simpanan glikogen.

Sebagian besar minuman olahraga mengandung gula rafinasi dan aditif yang tidak bagus untuk yang ingin mengoptimalkan kesehatan.

Lupa menghidrasi tubuh Minum air setelah berolahraga sama pentingnya dengan sebelum dan selama berolahraga.

Saat berolahraga, cairan hilang melalui keringat dan perlu diganti, kata ahli diet terdaftar Stephanie Hnatiuk.

“Semakin banyak olahraga, semakin banyak air yang kita butuhkan,” katanya.

Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, kram otot, dan masalah pencernaan.

Cairan atau elektrolit tambahan mungkin diperlukan jika melakukan olahraga dengan intensitas tinggi di lingkungan yang panas atau lembab.

Tanpa karbohidrat Karbohidrat adalah sumber bahan bakar utama tubuh dan dibutuhkan setelah berolahraga.

Kombinasi protein dan karbohidrat akan membantu proses pemulihan dengan mengisi kembali simpanan glikogen, membantu membangun dan memperbaiki otot, dan mempersiapkan untuk latihan berikut.

Misalnya, daripada hanya minum protein shake yang dicampur air, disarankan untuk mengonsumsi smoothie berprotein tinggi dengan buah.

Tidak makan sama sekali Mungkin Anda tergoda untuk menggunakan olahraga sebagai cara untuk mempertahankan defisit kalori untuk pemeliharaan atau penurunan berat badan.

Tetapi, penting untuk makan dan mengisi bahan bakar untuk mempertahankan massa otot tanpa lemak.

Makan membantu menurunkan hormon stres dan menyeimbangkan gula darah sepanjang hari.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.